Feb 29, 2020
  • Hubungan Internasional
  • 081226993704
  • -

Ancaman, Perlindungan dan Status Kewarganegaraan

Negara sebagaimana fungsinya, dibentuk berdasarkan kesepakatan untuk melindungi segenap kepentingan masyarakat di dalamnya dari ancaman. Persepsi

Indonesia Sebagai Middle Power - Perlucutan Senjata Nuklir dan Komitmen Politik Luar Negeri

Penulis: Arif Sulistio Budi (Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Sebelas Maret Surakarta) Editor: Virtuous Setyaka Pada bulan Juni

Menuju Kekuatan Global Abad 21 – Politik Luar Negeri di Era Joko Widodo

Profil Buku Judul Buku: Indonesia: Menuju Kekuatan Global Abad 21 – Politik Luar Negeri di Era Joko Widodo Penulis: Mohamad Rosyidin,

Agama dalam Pengaruh Politik Luar Negeri Indonesia

Penulis: Ulya Zein Wiguna (Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Sebelas Maret Surakarta) Editor: Virtuous Setyaka   Dari cacian

Infiltrasi Kepentingan Nasional Indonesia dalam Partisipasi Aktif Pasukan Penjaga Perdamaian PBB

Penulis: Nadhifa Aliya Amani (Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Sebelas Maret Surakarta) Editor: Virtuous Setyaka   Politik

Gastrodiplomacy dalam Pemerintahan Jokowi

Penulis: Nindy Silvia Anggraini (Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Sebelas Maret Surakarta) Editor: Virtuous

Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB: Antara Prestis Internasional dan Struggle for Recognition

Penulis: Sasha Aryaldina (Mahasiswa Hubungan Intermasional Universitas Sebelas Maret Surakarta) Editor: Virtuous Setyaka   Pada

Devisa Wisata Tak Seindah Bebas Visa

Penulis:  Yasmin Salsabila (Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Sebelas Maret Surakarta) Editor: Virtuous

Prahara Mantan ISIS dan Dilema Politik Luar Negeri Indonesia

Penulis: Ainaya Azkabening (Mahasiswa Hubungan Internasional FISIP Universitas Sebelas Maret Surakarta) Editor: Virtuous

Perseteruan Indonesia dan Uni Eropa Mengenai Kelapa Sawit, Siapa yang Diuntungkan?

Penulis: Aditya Dwinda Pratama (Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Sebelas Maret) Editor: Virtuous Setyaka “Jangan