Oct 19, 2019
  • Hubungan Internasional
  • 081226993704
  • -

Pentingnya Warga Negara Bagi Sebuah Negara

  • Ekspresikan HI mu
  • Apr 26, 2019
  • 641

Penulis: Samuel Teofano Bago (Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Sebelas Maret)

Editor: Randhi Satria


Pendahuluan


Ketika membahas hal apa pun yang berkaitan dengan Hubungan Internasional, pasti tidak akan luput dengan yang namanya “negara”. Ya, negara bisa dibilang merupakan inti dari ilmu Hubungan Internasional. Oleh karena itu, untuk mulai memahami Ilmu Hubungan Internasional, maka kita harus terlebih dahulu memiliki pemahaman mendasar tentang negara. Salah satu hal yang paling penting bagi sebuah negara agar bisa terbentuk adalah warga negara. Tanpa warga negara, tidak mungkin ada negara. Kenapa warga negara itu sangat penting sehingga ada atau tidaknya sebuah negara ditentukan oleh keberadaan warga negaranya? Secara sederhana akan dijelaskan sebagai berikut:

 

Image: https://scvrd.net/events-page/public-servant-recognition-breakfast

 

Dasar dari terbentuknya negara


Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, negara tidak mungkin ada tanpa adanya warga negara. Hal ini karena negara itu sendiri sebenarnya merupakan perkumpulan dari orang-orang. Mulai dari mendirikan sebuah negara, menjalankan pemerintahan, hingga melindungi negara dari ancaman luar, semua itu tentu saja dilakukan oleh orang-orang yang menjadi warga negara tersebut. Karena negara membutuhkan adanya pemerintahan, maka siapa yang akan menjadi pemerintah jika tidak ada warga negaranya? Negara juga membutuhkan pemasukan melalui berbagai kegiatan ekonomi seperti kegiatan ekspor/impor, bayar pajak, dan lain sebagainya yang semuanya itu dilakukan oleh warga negara. Simak video ilustrasinya di sini:

 

Video: https://www.youtube.com/watch?v=g5vvY0goybk

 

Bagaimana negara bisa mendapatkan pemasukan jika tidak ada warga negara yang menyumbang pemasukan tersebut? Selain itu, negara memerlukan militer untuk mempertahankan wilayahnya. Tentu saja yang menjadi militer itu adalah warga negaranya sendiri. Jika tidak ada warga negara, siapa yang akan mempertahankan wilayah tersebut dari ancaman luar? Oleh karena itu, keberadaan warga negara sangat penting bagi sebuah negara. Sehingga, jika sebuah negara sampai kekurangan atau kelebihan jumlah warga negara, maka dapat menimbulkan masalah. Berikut akan diberikan contoh negara yameng kekurangan dan kelebihan warga negara:


Kasus negara kekurangan warga negara: Rusia


Rusia adalah negara dengan wilayah terluas di dunia. Namun, jumlah penduduk yang tinggal di Rusia hanya sekitar 143 juta orang, lebih sedikit dari penduduk pulau Jawa yakni sekitar 145 juta orang, meskipun wilayah pulau Jawa jauh lebih kecil dibandingkan Rusia. Selain itu, jumlah penduduk Rusia juga berkurang sekitar 700.000-800.000 setiap tahunnya. Diperkirakan pada tahun 2050 mendatang jika hal ini terus berlanjut maka jumlah penduduk Rusia akan berkurang 32 juta orang menjadi hanya 111 juta orang saja. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini, yaitu: a) Tingkat kelahiran yang rendah, kecanduan alkohol dan kesulitan ekonomi menyebabkan banyak wanita di Rusia akhirnya tidak tertarik untuk memiliki anak, b) Tingkat kematian yang tinggi yang disebabkan oleh maraknya kecanduan alkohol, c) Tingkat aborsi yang tinggi, di mana ada lebih banyak bayi yang di aborsi dari pada bayi yang lahir, dan d) Banyaknya orang Rusia yang pindah ke negara lain karena alasan ekonomi.


Semakin sedikit jumlah warga negaranya, berarti semakin sedikit jumlah tenaga kerjanya dan itu artinya semakin sedikit uang yang bisa dihasilkan untuk menumbuhkan ekonomi. Selain itu, jumlah warga negara yang semakin sedikit berarti banyak wilayah Rusia yang sangat kekurangan penduduk sehingga sulit untuk mempertahankannya. Contohnya adalah Siberia, wilayah yang luas di dekat perbatasan dengan China namun penduduknya sangat sedikit. Dengan terus masuknya imigran China ke Siberia dapat menjadi potensi terhadap ancaman kedaulatan Rusia ke depannya. Saat ini, Rusia berusaha mengatasi kekurangan penduduk dengan mengajak warga negara Rusia untuk memiliki lebih banyak anak.


Kasus negara kebanyakan warga negara: Bangladesh


Dibanding Rusia, wilayah Bangladesh 120 kali lebih kecil namun penduduknya lebuh banyak dari Rusia, sekitar 161 juta orang, dan jumlahnya terus bertambah. Kebalikan dari Rusia, Bangladesh justru berusaha untuk mengurangi jumlah penduduknya dengan program “2 anak cukup”. Terlalu banyak jumlah penduduk membuat banyak pengangguran, karena lapangan pekerjaan yang ada lebih sedikit dibanding jumlah tenaga kerja. Banyak pengangguran juga berarti kemiskinan akan sulit untuk diatasi dan hal ini menciptakan kondisi yang cocok bagi kejahatan karena banyak pengangguran akan beralih ke tindakan kejahatan untuk bertahan hidup. Selain itu, pemerintah juga akan kesulitan mengatur masalah tempat tinggal bagi banyak warga negaranya dengan wilayah yang kecil.

 

Image: https://planetearth5.com/2017/02/24/overpopulation-results-in-global-stress/


Kesimpulan


Warga negara merupakan bagian terpenting bagi negara. Namun, jumlah warga negaranya juga harus diimbangi dengan kualitas SDM yang bagus serta luas wilayah yang memadai. Wilayah yang luas namun penduduk yang sedikit menjadi masalah karena jumlah orang untuk mempertahankan dan membangun wilayah itu tidak cukup. Sebaliknya, wilayah yang kecil dengan penduduk yang banyak juga akan menimbulkan masalah karena tempat tinggal dan lapangan pekerjaan yang tersedia tidak cukup sehingga menciptakan pemukiman kumuh, pengangguran, dan tingkat kejahatan yang cukup tinggi. Untuk itu, pemerintah perlu merencanakan dengan baik pengendalian penduduk agar jumlahnya seimbang, serta pemerataan penduduk agar tidak ada wilayah yang penduduknya terlalu banyak atau terlalu sedikit.

 

Bahan bacaan:
_ _ _ _ _ _ _ _ . “‘Chinese question’ looks far more threatening in Siberia than in Moscow”. Euromaidenpress.com. 10 November 2016. Web. 23 April 2019. http://euromaidanpress.com/2016/11/10/chinese-question-looks-far-more-threatening-in-siberia-than-in-moscow/
Heineman Jr, Ben W. “In Russia, a Demographic Crisis and Worries for Nation's Future”. Theatlantic.com. 11 Oktober 2011. Web. 23 April 2019. https://www.google.com/amp/s/amp.theatlantic.com/amp/article/246277/
Rosenberg, Matt. “Population Decline in Russia”. ThoughtCo.  2 Januari 2019. Web. 23 April 2019. https://www.thoughtco.com/population-decline-in-russia-1435266
Rozario, Rock Ronaldo. “Searching for solutions to Bangladesh's overpopulation”. Ucanews.com. 17 November 2016. Web. 23 April 2019. https://www.ucanews.com/news/searching-for-solutions-to-bangladeshs-overpopulation/77484
WowShack Team. “Countries With A Smaller Population Than Java – Infographic”. Wowshack.com. 20 September 2017. Web. 23 April 2019. https://www.wowshack.com/countries-smaller-population-java-infographic/

 

 

  • Penulis : Admin
  • Deskripsi :
comments powered by Disqus